Blog

ASI atau Air Susu Ibu adalah makanan yang paling utama saat bayi baru lahir hingga berusia 6 bulan. Bahkan saat ini justru digalakkan mengenai pemberian ASI hingga buah hati berusia hampir dua tahun. Hal ini  membuktikan bahwa peranan ASI sebagai bahan makanan bagi bayi adalah yang paling efektif untuk menjaga kesehatannya. Oleh sebab itu, pemberian ASI harus dimaksimalkan untuk mendapatkan manfaat yang terbaik dari ASI tersebut.


Menyusui adalah cara yang tepat bagi seorang ibu untuk memberikan kehidupan yang sehat untuk sang buah hati. Dengan pemberian ASI eksklusif, maka anda sedang berinvestasi untuk kesehatan bayi anda. ASI yang kental serta lancar adalah dambaan bagi seorang ibu menyusui. Namun, ada kalanya saat ASI tidak bisa deras atau bahkan tidak mau keluar. Hal ini tentunya menjadi masalah yang cukup serius karena berkaitan dengan kondisi si bayi. Nah, bagi anda yang tengah mengalami permasalahan serupa, ada baiknya melakukan tips berikut ini untuk membantu melancarkan ASI milik anda. Simak ya!


1. Daun Katuk
Kandungan protein yang tinggi dalam daun katuk memang diyakini sejak masa nenek kita terdahulu. Katuk selain mengandung protein juga kaya akan Kalium, fosfor, vitamin A, alkaloid serta sterol yang baik untuk memperlancar ASI. Selain itu, daun katuk kaya akan asam seskuiterna yang berdasarkan penelitian membuktikan mampu mneingkatkan volume kebutuhan ASI hingga 50%.


2. Pepaya
Pepaya, baik daun maupun buahnya sangat kaya manfaat. Pepaya mengandung vitamin A, C, dan asam folat yang bermanfaat bagi ibu hamil dan menyusui. Bahkan kandungan vitamin dan kaliumnya sekitar 30% lebih tinggi dibandingkan dengan buah jeruk. Zat tersebut sangat penting untuk menjaga kondisi sang ibu selama menyusui yang kemungkinan akan menyebabkan lemah serta perubahan suasana hati.
Mengonsumsi pepaya yang tepat adalah dengan membuat jus atau dimakan langsung sebagai kudapan pencuci mulut. Bagi anda yang juga menyukai bunga pepaya, akan sangat baik untuk menunjang kondisi saat menyusui. Bunga pepaya yang kaya vitamin ini juga mengandung enzimpapain yang akan meningkatkan energi saat mneyusui serta menambah nafsu makan.


3. Kacang Hijau
Kaya akan kandungan protein dan thiamin menjadikan kacang hijau selalu diwajibkan bagi ibu hamil dan menyusui. Dua zat penting tersebut, kacang hijau yang dimasak dengan benar akan terjaga kualitas beberapa zat lainnya seperti magnesium, zat besi, fosfor, kalium dan mangan yang sangat berguna bagi kebutuhan sang ibu selama menyusui. Kandungan thiamin yang sangat dibutuhkan untuk tubuh ini membantu untuk memberikan kenyamanan pada suasana hati. Dengan mood yang baik, maka produksi hormon oksitosin sebagai pelancar ASI akan meningkat stabil.


4. Labu Siam
Buah labu siam, dari berbagai jenis ternyata berkhasiat untuk melindungi bayi dari berbagai infeksi. Kandungan asam folat dan vitamin C nya akan membantu menjaga fungsi kekebalan tubuh pada bayi serta sang ibu untk tetap dalam kondisi stabil metabolismenya.


5. Pare
Pare memang termasuk jarang disukai karena rasa pahit yang dimilikinya. Namun, kandungan beberapa zart penting dalam sayuran pahit ini ternyata memiliki banyak manfaat untuk ibu yang sedang menyusui. Selain kaya akan vitamin C dan antioksidan tinggi, pare juga mengandung fitokimia lutein serta likopen yang berfungsi mengatur produksi insulin. Pare sangat baik dikonsumsi oleh ibu menyusui terutama yang juga menderita diabetes melitus karena membantu menurunkan gula darah.
Dengan mengonsumsi beberapa jenis sayur serta buah yang memang direkomendasikan bagi ibu menyusui tersebut, maka diharapkan faktor penyebab tidak keluarnya ASI seperti perubahan mental (mood), kondisi tubuh yang lemah, atau kurangnya nafsu makan dapat diatasi dengan cepat dan mudah.

Trik lain untuk memperlancar ASI yang dibutuhkan khususnya bagi ibu muda adalah beberapa cara sebagai berikut:

  • Hindari makanan rendah kalori serta pemicu hormon (pedas, masam, makanan panas)
  • Konsumsi air putih rutin
  • Olah raga ringan, khususnya saat terik pagi hari
  • Bagi yang kurang jam tidur agar rutin memberikan suplemen untuk meningkatkan zat besi.


Demikian artikel informatif mengenai buah dan sayur pelancar ASI, yang semoga bisa menjadi referensi bagi anda. Selamat mencoba!

 


0 111

Tida Ada Komentar

Jadikan anda yang Pertama memberikan komentar tentang tulisan ini

avatar